Rossi dan Vinales Beda Pendapat Soal Sasis Baru Yamaha

ba096535-7913-4034-af5a-926a38fc25d5_43

Jerez – Valentino Rossi dan Maverick Vinales punya kesimpulan berbeda tentang sasis baru Yamaha. Vinales mengaku tak punya masalah, sementara Rossi kurang puas.

Rossi dan Vinales dapat hasil kurang memuaskan pada MotoGP Spanyol di akhir pekan kemarin. The Doctor finis di posisi 10, sementara Vinales menuntaskan balapan pada urutan enam.

Sehari setelah race, keduanya turun dalam sesi tes di Sirkuit Jerez. The Doctor hanya bisa menuntaskan sesi tersebut di urutan 21, sementara Vinales sukses jadi yang tercepat.

“Kami mencoba hal yang berbeda pada setting-nya, sayangnya itu tidak berhasil saat balapan. Pada tes kami mencoba setting normal. Sayangnya, hal-hal baru, dan juga sasis barunya, tidak lebih baik,” ucap Rossi

“Pada tes kali ini kami mencoba beberapa hal dan saya pikir kami berhasil memahami beberapa hal penting untuk memperbaiki masalah yang ada di masa mendatang,” lanjut Rossi di Autosport.

Jika Rossi kesulitan, tidak demikian dengan Vinales. Menjadi pebalap tercepat di sesi tes menunjukkan dia bisa beradaptasi dengan baik meski baru bergabung dari Suzuki.

“Sasis baru ini bekerja dengan baik. Kami memakai set up yang sama (dengan balapan) dan juga menggunakan ban yang sama, untuk melihat apakah itu bisa bekerja dengan baik. Kami mendapat hasil yang benar-benar berbeda, dan kami benar-benar mendapatkan kecepatan yang bagus,” terang Vinales.

“Bagaimanapun, kami harus mulai menyambut balapan di Le Mans, karena saya pikir itu akan menjadi trek yang bagus buat kami, terutama dengan gaya membalap saya, kami bisa mendapat hasil positif di sana,” lanjut rider muda Spanyol itu.

“Ada hal positif dan negatif saat menguji sasis baru, kami harus memeriksa dan menganalisa untuk kemudian kita lihat bagaimana,” tuntasnya.

Sumber  : https://sport.detik.com/moto-gp/d-3497044/rossi-dan-vinales-beda-pendapat-soal-sasis-baru-yamaha

Rossi Siap Hadapi Tantangan di Sepang

rossilazzarriSepang – Valentino Rossi punya sederet momen kemenangan di MotoGP Malaysia. Akhir pekan ini pebalap Yamaha itu pun bertekad menambah kenangan manis di Sepang.

Di kelas MotoGP, Rossi sudah menyabet lima kemenangan di MotoGP Malaysia (2003, 2004, 2006, 2008, 2010). Sejauh ini ia pun tercatat sebagai pebalap tersukses di Sepang dalam level tersebut.

Walau begitu, musim lalu Rossi malah cuma bisa finis di posisi lima bersama Ducati, sedangkan balapan satu tahun sebelumnya dibatalkan karena insiden meninggalnya Marco Simoncelli, pebalap yang juga dikenal cukup akrab dengan Rossi.

Dengan fakta-fakta itu boleh jadi Rossi kini menyambangi Sepang dengan motivasi ekstra. Terlebih di balapan lalu ia pun sukses mengakhiri rentetan finis keempat dengan naik podium tiga di Aragon.

“Sirkuit Sepang adalah lintasan yang sangat aku sukai, aku memiliki banyak kemenangan indah di sana,” kata Rossi di Crash.

“Aku pikir lintasannya cukup cocok dengan Yamaha. Secara fisik memang amat menuntut karena sangat panas, tapi lintasannya juga menyenangkan dan menantang karena hal tersebut.”

“Aku ingin berusaha membuat akhir pekan yang bagus dan bekerja keras untuk menemukan pengaturan tepat agar bisa menjalani balapan pada hari Minggu dengan kompetitif,” tekadnya.

Sumber : http://sport.detik.com/read/2013/10/10/070045/2383062/81/rossi-siap-hadapi-tantangan-di-sepang?s99220269

Marquez Dihukum Pengurangan Satu Poin

marquezgetty460Sepang – Marc Marquez akhirnya dijatuhi hukuman terkait insiden dengan Dani Pedrosa di Aragon. Tapi sanksi yang diterima rookie Honda itu tak berat karena poinnya hanya dikurangi satu.

Keputusan penalti satu poin buat Marquez dibuat oleh Race Direction dalam pertemuan yang digelar di Malaysia, Kamis (10/10/2013) pagi ini. Hadir juga dalam hearing tersebut Dani Pedrosa.

Dikutip dari Autosport, Marquez dinyatakan bersalah atas senggolannya dengan Pedrosa saat membalap di Aragon dua pekan lalu. Dan sanksi yang dijatuhkan pada rider Honda berusia 20 tahun itu adalah pengurangan satu poin.

Sanksi tersebut memastikan Marquez tak kena hukuman mundur grid di MotoGP Malaysia akhir pekan ini. Berdasarkan aturan MotoGP musim 2013, pebalap akan dapat hukuman mundur ke grid paling belakang jika dia dihukum pengurangan empat poin. Sementara sanksi tujuh poin mewajibkan pebalap start dari pitlane, dan terakhir adalah larangan membalap jika disanksi 10 poin.

Dua pekan lalu di Aragon, motor Marquez dan Pedrosa bersenggolan saat memperebutkan posisi kedua. Meski sentuhan antara keduanya sangat minim, namun itu ternyata merusak kabel sensor traksi di motor Pedrosa. Alhasil, beberapa meter setelah senggolan terjadi, Pedrosa mengalami kecelakaan dan gagal melanjutkan balapan.

Ini menjadi hukuman pengurangan poin kedua yang didapat Marquez. Sebelumnya dia dihukum pengurangan dua poin akibat insiden saat menjalani pemanasan di MotoGP Inggris. Alhasil, Marquez kini punya poin 277, unggul 38 atas Jorge Lorenzo yang menguntit di posisi kedua.

Poin Marquez bukan satu-satunya yang dikurangi. Race Direction juga memutuskan untuk mencabut 25 poin konstruktor yang didapat Honda atas kemenangan Marquez. Itu membuat keunggulan Honda atas Yamaha menjadi tinggal satu poin saja di klasemen konstruktor.

Sumber : http://sport.detik.com/read/2013/10/10/123823/2383403/81/marquez-dihukum-pengurangan-satu-poin?s99220269

Kualifikasi MotoGP Indianapolis Diwarnai Crash 3 Pebalap, Pedrosa Raih Pole

 

Indianapolis – Kualifikasi MotoGP Indianapolis memakan korban tiga pebalap yang mengalami kecelakaan. Sempat dua kali Red Flag dikibarkan, Dani Pedrosa lah yang akhirnya merebut pole position.

Dalam sesi yang dihelat di sirkuit Indianapolis, Minggu (19/8) dinihari WIB, Casey Stoner jadi pebalap pertama yang mendapat crash ketika sedang melajukan motornya di turn 13 dan membuat steward mengibarkan Red Flag. Saat itu Stoner sedang memimpin kualifikasi.

Stoner terbang dari motor yang dikendarainya dan terjatuh dengan kaki mendarat lebih dulu. Setelahnya Stoner langsung dilarikan ke pusat medis sirkuit untuk menjalani pertolongan pertama dan diberitakan rider asal Australia itu mengalami masalah pada ligamen engkel kanannya.

Setelah Stoner, giliran Ben Spies yang terjatuh di tempat yang sama namun tak sampai membuat kualifikasi dihentikan. Beruntung bagi Spies, ia masih bisa melanjutkan sesi kualifkasinya.

Pebalap terakhir yang crash adalah Nicky Hayden dan membuat Red Flag kembali dikibarkan. Rider Ducati itu terlihat mengalami masalah pada bahunya dan langsung diangkut dengan ambulans.

Pada akhirnya sesi kualifikasi berhasil dituntaskan dengan Pedrosa mencatatkan waktu tercepat yakni 1 menit 38,813 detik atau unggul 0,100 detik dari Jorge Lorenzo yang akan mengawali lomba dari posisi kedua.

Di posisi ketiga ada Andrea Dovizioso yang punya catatan waktu 1 menit 39,235 detik. Stoner dan Spies yang mengalami crash berurutan duduk di posisi ke-4 dan ke-6, setelah diselingi Stefan Bradl. Khusus untuk Stoner, belum diketahui apakah ia bisa turun membalap atau tidak.

Cal Crutchlow, Hayden, Alvaro Bautista, dan Randy De Puniet berurutan start dari posisi ke-7 hingga ke-10.

Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Indianapolis

1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 38.813s
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 38.913s
3. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 39.235s
4. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 39.279s
5. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 39.437s
6. Casey Stoner AUS Repsol Honda (RC213V) 1m 39.465s
7. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 39.549s
8. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP12) 1m 39.748s
9. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini (RC213V) 1m 40.072s
10. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 40.437s
11. Valentino Rossi ITA Ducati Team (GP12) 1m 40.763s
12. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 40.803s
13. Yonny Hernandez COL Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 41.197s
14. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (GP12) 1m 41.295s
15. Mattia Pasini ITA Speed Master (ART CRT) 1m 41.370s
16. Michele Pirro ITA San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 41.449s
17. Toni Elias ESP Pramac Racing (GP12) 1m 41.866s
18. James Ellison GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) 1m 41.978s
19. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing (Ioda-Aprilia CRT) 1m 42.553s
20. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) 1m 42.599s
21. Ivan Silva ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 42.768s
22. Steve Rapp USA Attack Performance (APR-Kawasaki CRT) 1m 43.673s
23. Aaron Yates USA GPTech (BCL-Suzuki CRT) 1m 44.312s

 

Rossi Akan Terus Menggunakan Helm yang Bercirikan Simoncelli

 

 

 

 

 

 

 

 

Milan – Marco Simoncelli adalah seorang sahabat, kompatriot, serta teman satu profesi Valentino Rossi. Untuk itu, pasca meninggalnya Simoncelli, Rossi akan mengenakan helm bercirikan mendiang Simoncelli untuk musim balap 2012 nanti.

Rossi dan seluruh dunia balap motor telah berduka di bulan Oktober lalu saat musibah menimpa Marco Simoncelli hingga mengakibatkan ia meninggal dunia. 

Rossi sendiri telah menganggap Simoncelli sebagai adik kandungnya. Ia adalah salah satu orang yang paling berduka atas musibah yang menimpa Simoncelli tersebut.

Untuk menghormati mendiang Simoncelli, di MotoGP Seri Valencia yang lalu, Rossi menggunakan helm yang didesain khusus yang mencirikan Marco Simoncelli. Helm tersebut akan dipakai lagi oleh Rossi untuk balapan musim depan. 

“Aku akan terus menggunakan helm yang didedikasikan untuk Simoncelli, setidaknya selama tes musim dingin, kelihatannya bagus. Aku suka dan aku suka mengeng Sic. Aku pikir musim depan aku akan menggunakan desain helmku yang biasa, tapi aku akan menambahkan sesuatu untuk mengenangnya. Sebuah #58 (nomor Simoncelli),” ujar pembalap Ducati itu.

Rossi Ungkap Targetnya di Tahun 2012

Milan – Valentino Rossi menjalani musim debutnya dengan Ducati dengan tidak memuaskan. Ditanya mengenai targetnya musim depan, Rossi cuma menukas ingin tampil lebih baik saja.

Bergabungnya Rossi dengan Ducati selepas kerjasamanya dengan Yamaha, disambut gegap gempita. Kombinasi pabrikan-pembalap Italia itu pun ditunggu-tunggu aksinya.

Akan tetapi, Ducati dan Rossi tidak bisa tampil mengesankan sepanjang musim 2011. Di akhir musim, Rossi pun tak bisa meraih satu kemenangan pun yang mana adalah kali pertama untuknya sejak berkarir di dunia balap motor.

Musim 2012 kini sudah menanti, dengan MotoGP memasuki era 1000cc. Lantas bagaimana Rossi melihat peluangnya musim depan?

“Aku berharap yang terbaik, tahun ini kami sudah banyak bekerja untuk membuatnya jadi lebih baik,” tukas Rossi menjawab pertanyaan fans dalam live webcast di Dainese.com yang dilansir Crash.

Jawaban samar itu mungkin dapat diartikan sebagai pesimisme, atau kewaspadaan dari Rossi agar tidak berharap terlalu tinggi. Yang pasti ia sepertinya baru akan dapat melakukan penilaian lebih baik usai tes selanjutnya.

“Kami memiliki banyak ide untuk dicoba dengan Filippo Preziosi semua orang di Ducati. Jadi kami penasaran melihat bagaimana hasilnya pada tes pertama di Sepang tahun depan.”

“Kami akan memiliki motor yang berbeda dan kami akan lihat apa kami bisa lebih kompetitif. Aku harap begitu,” lugas Rossi.

Jelang MotoGP Malaysia.Bagaimana Kombinasi Rossi-Ducati di Sepang?

Jakarta – Valentino Rossi adalah pembalap dengan podium tertinggi paling banyak di Sepang selama delapan musim terakhir. Sisanya sukses disabet rider-rider. Lantas bagaimana kombinasi Rossi-Ducati akhir pekan ini?

Dari 2003 sampai 2010 atau selama delapan musim terakhir, sudah lima kali Rossi berjaya di Sepang (2003, 2004, 2006, 2008 dan 2010). Artinya ialah pembalap dengan kemenangan terbanyak pada periode itu.

Dalam tiga musim lain di mana Rossi gagal juara di Sepang, ada nama-nama rider Ducati. Ada Loris Capirossi pada tahun 2005 dan Casey Stoner di musim 2007 dan 2009.

Musim ini Rossi sudah bergabung dengan Ducati. Menilik hasil-hasil itu, di atas kertas besar kemungkinan MotoGP Malaysia pada akhir pekan akan dimenangi kombinasi Rossi-Ducati.

Nah, masalanya musim debut Rossi bersama Ducati sejauh ini berjalan dengan tidak memuaskan. Jangankan kemenangan, capaian terbaik si Italiano dari 16 seri adalah satu kali finis ketiga. Pada dua seri terakhir, Rossi bahkan gagal finis.

Dengan tinggal dua seri tersisa, Rossi pun terancam kehilangan rekor yang ia pelihara semenjak berlaga di balapan grand prix motor tahun 1996 silam, yakni minimal meraih satu kemenangan dalam semusim.

Apapun, peluang Rossi menang di Sepang tentu tetap ada. Jika berhasil, “The Doctor” bukan saja dipastikan terus memperpanjang rekor pribadinya tetapi juga berjaya di Sepang dengan tiga pabrikan motor berbeda setelah sebelumnya menang bersama Honda (2003) dan Yamaha.